Saturday, July 26, 2025

Efesus 5:15-21

In Real Life

A. Ringkasan Khotbah

Permainan Visual Reality begitu menarik hati anak muda dengan tawaran pengalaman bermain yang luar biasa. Pemain ditarik masuk ke dalam dunia permainan dan segala sesuatu terasa begitu menyenangkan. Bahkan dunia visual rekayasa ini menjadi tempat untuk melarikan diri dari beratnya dunia nyata. Terkadang orang percaya mengalami hal yang sama ketika berhadapan dengan tantangan dunia nyata. Kehidupan nyata di luar tidak seindah dalam gereja sampai-sampai orang percaya tidak tahu bagaimana menyikapinya. Khotbah berikut ini memaparkan ajaran Paulus kepada jemaat untuk menghadapi dunia nyata yang begitu mencekam.

1. Memanfaatkan Waktu 

Jemaat Efesus benar-benar seperti domba di tengah serigala. Kehidupan masyarakat yang dipenuhi dengan penyembahan berhala dan filsafat Yunani senantiasa sigap melahap orang percaya. Oleh sebab itu Paulus berpesan supaya jemaat menggunakan waktu dengan baik untuk dapat lolos dari terkaman serigala. Salah memanfaatkan waktu berarti berjalan masuk ke dalam kerumunan serigala. Kehidupan nyata orang percaya dijalani dengan memanfaatkan waktu dengan benar.

Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, (Ef 5:15)

dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. (Ef 5:16)

2. Mencari Kehendak Tuhan

Memanfaatkan waktu dengan benar artinya menggunakan waktu untuk mencari kehendak Tuhan. Paulus memberi contoh orang yang tertangkap oleh serigala hidupnya akan tercabik-cabik oleh hawa nafsu. Di lain sisi orang yang mencari kehendak Tuhan akan hidup penuh dengan Roh dan puji-pujian akan melengkapi sukacita yang dirasakannya. Kehidupan nyata orang percaya dijalani dengan mencari kehendak Tuhan.

Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan. (Ef 5:17)

Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh, (Ef 5:18)

dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati. (Ef 5:19)

3. Mengucap Syukur

Orang yang lolos dari kepungan serigala karena mencari kehendak Tuhan menyadari pertolongan Tuhan Yesus. Sehingga ucapan syukur seperti uap yang mendidih dan tidak tertahankan. Ia tidak sanggup mengatupkan mulutnya untuk tidak mengucap syukur. Kehidupan nyata orang percaya dijalani dengan mengucap syukur.

Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita (Ef 5:20)

dan rendahkanlah dirimu seorang kepada yang lain di dalam takut akan Kristus. (Ef 5:21)

B. Kesimpulan

Kenyataan hidup orang percaya dijalani dengan mempergunakan waktu, mencari kehendak Tuhan, dan mengucap syukur.

C. Kebaruan

Epikureanisme adalah salah satu ajaran filsafat Yunani yang mengajarkan untuk mencari kesenangan hidup dan menghindari kesusahan. Ajaran ini bertentangan dengan ajaran Tuhan Yesus untuk memikul salib dan menderita bersama-Nya.

D. Refleksi 

Saya diingatkan untuk senantiasa bertahan dalam kehidupan nyata dengan mencari Tuhan dan menemukan kehendak-Nya.

E. Kata Bijak

Tajamnya cakar serigala dikalahkan dengan lembutnya kasih Tuhan.


Filipi 2:12-18

Perseverence Of The Saints A. Ringkasan Khotbah Tes Pauli dikembangkan oleh Richard Pauli menjadi populer di dunia perekrutan karyawan. Seju...