Showing posts with label Yesaya. Show all posts
Showing posts with label Yesaya. Show all posts

Friday, January 16, 2026

Yesaya 40:27-31

El Olam

A. Ringkasan Khotbah

Jam Katedral Salisbury diakui sebagai jam tertua yang masih berfungsi. Usia 6 abad tidak menghentikannya untuk terus berdentang. Tiap jam dentangannya telah menemani aktivitas antar generasi di Inggris. Kapan "veteran tua" ini berhenti? Tidak ada yang tahu tetapi hari itu akan datang. Tidak ada yang kekal dalam dunia ini selain Tuhan. Ia menyebut diri-Nya El Olam (Allah Yang Kekal). Ia tidak berubah serta tidak dibatasi ruang dan waktu. Khotbah berikut menunjukkan ketidakberubahan El Olam dalam kehidupan orang percaya.

1. Perhatian 

Orang Israel yang terbiasa membusungkan dada kini harus tertunduk lesu dalam pembuangan. Bangsa penyembah patung telah menjadi penguasa atas mereka. Setiap kali mereka menatap patung yang terpampang selalu terlintas pertanyaan "Sudah berubahkan Tuhan?" Firman Tuhan melalui nabi Yesaya menjawab bahwa El Olam tidak berubah, demikian dengan perhatiannya. El Olam tetap memperhatikan orang percaya.

Mengapakah engkau berkata demikian, hai Yakub, dan berkata begini, hai Israel: "Hidupku tersembunyi dari TUHAN, dan hakku tidak diperhatikan Allahku?" (Yes 40:27)

Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? TUHAN ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Nya. (Yes 40:28)

2. Kekuatan

Perhatian-Nya melebihi sekedar kata-kata. Ia terus memberi kekuatan dan semangat kepada mereka di negeri asing. Sekalipun terasa gelap dan semuanya berbeda tetapi Tuhan masih tetap sama. El Olam tetap memberi kekuatan kepada orang percaya.

Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya. (Yes 40:29)

3. Pengharapan

Betulkah masih ada secercah harapan di tengah kepungan patung berhala? El Olam menegaskan pengharapan kepada-Nya bersifat pasti. Orang yang menanti-nantikan Tuhan akan lebih perkasa dari siapa pun. Waktunya akan tiba. El Olam tetap sebagai harapan orang percaya.

Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung, (Yes 40:30)

tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.  (Yes 40:31)

B. Kesimpulan

Allah Yang Kekal terus menerus memberikan perhatian, kekuatan, dan harapan bagi orang percaya.

C. Kebaruan

Dalam Yes 40:32 kata menanti-nantikan berasal dari kata qavah dalam bahasa Ibrani yang berarti menunggu, mencari, atau berharap.

D. Refleksi 

Saya belajar untuk tetap memberi perhatian kepada orang yang terus mengecewakan seperti Tuhan memperhatikan saya.

E. Kata Bijak

Segala suatu berubah selain Tuhan.


Friday, December 12, 2025

Yesaya 9:1-6

Tuhan Raja Damai Sejahtera

A. Ringkasan Khotbah

Salah satu tujuan utama Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) adalah menjaga perdamaian dunia. Kepala Negara dari berbagai penjuru dunia menggelilingi meja konferensi dengan mimpi yang sama. Ironisnya perdamaian belum benar-benar terjadi. Peperangan, kemiskinan, dan terorisme masih menghantui. Dunia jauh dari kata damai. Di tengah kegentiran dan kekuatiran, keinginan hidup damai semakin mencuat. Siapakah yang dapat memberikannya? Khotbah berikut membahas nubuat Yesaya tentang kedatangan Raja Damai Sejahtera. 

1. Suasana Damai 

Kejahatan raja Ahas menyebabkan rakyatnya terselubungi awan gelap. Penderitaan yang tidak putus-putusnya terus menekan. Perang, upeti, tekanan politik, dan kemerosotan moral menggencet dengan kuat. Tetapi Tuhan tidak melupakan umat kesayangannya. Yesaya diutus untuk memberitakan suasana damai yang akan diberikan Tuhan.

Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar. (Yes 9:1) 

Engkau telah menimbulkan banyak sorak-sorak, dan sukacita yang besar; mereka telah bersukacita di hadapan-Mu, seperti sukacita di waktu panen, seperti orang bersorak-sorak di waktu membagi-bagi jarahan. (Yes 9:2) 

Sebab kuk yang menekannya dan gandar yang di atas bahunya serta tongkat si penindas telah Kaupatahkan seperti pada hari kekalahan Midian. (Yes 9:3) 

Sebab setiap sepatu tentara yang berderap-derap dan setiap jubah yang berlumuran darah akan menjadi umpan api. (Yes 9:4) 

2. Raja Damai

Bagaimana mungkin itu terjadi? Benak mereka dipenuhi dengan bayangan raja Ahas yang jahat. Tetapi firman Tuhan menepis pikiran itu dengan kabar kedatangan seorang Raja Damai. Raja yang akan membawa damai sejahtera dengan kekuatan, kebijaksanaan, dan cinta kasih yang besar. Raja Damai ini adalah Tuhan Yesus.

Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. (Yes 9:5) 

3. Rentang Waktu Damai

Pemerintahan Raja Damai berbeda dengan raja-raja sebelumnya. Seberapa pun baiknya raja sebelumnya, rentang waktu jabatannya terbatas. Tetapi Raja Damai memerintah dengan waktu yang tidak terbatas. Damai sejahtera akan diberikan untuk selama-lamanya.

Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini. (Yes 9:6) 

B. Kesimpulan

Tuhan Yesus adalah Raja Damai yang memberikan damai sejahtera kekal bagi orang percaya.

C. Kebaruan

Kata "Raja Damai" dalam Yes 9:5 berasal dari kata Sar-Shalom dalam bahasa Ibrani yang berarti Pangeran/ Raja Damai.

D. Refleksi 

Saya bersyukur dinaungi damai sejahtera Tuhan dan berusaha untuk mengalirkan damai sejahtera Tuhan kepada semua orang.

E. Kata Bijak

Pohon natal berseri, Raja Damai bertakhta di hati.


Filipi 2:12-18

Perseverence Of The Saints A. Ringkasan Khotbah Tes Pauli dikembangkan oleh Richard Pauli menjadi populer di dunia perekrutan karyawan. Seju...