El Olam
A. Ringkasan Khotbah
Jam Katedral Salisbury diakui sebagai jam tertua yang masih berfungsi. Usia 6 abad tidak menghentikannya untuk terus berdentang. Tiap jam dentangannya telah menemani aktivitas antar generasi di Inggris. Kapan "veteran tua" ini berhenti? Tidak ada yang tahu tetapi hari itu akan datang. Tidak ada yang kekal dalam dunia ini selain Tuhan. Ia menyebut diri-Nya El Olam (Allah Yang Kekal). Ia tidak berubah serta tidak dibatasi ruang dan waktu. Khotbah berikut menunjukkan ketidakberubahan El Olam dalam kehidupan orang percaya.
1. Perhatian
Orang Israel yang terbiasa membusungkan dada kini harus tertunduk lesu dalam pembuangan. Bangsa penyembah patung telah menjadi penguasa atas mereka. Setiap kali mereka menatap patung yang terpampang selalu terlintas pertanyaan "Sudah berubahkan Tuhan?" Firman Tuhan melalui nabi Yesaya menjawab bahwa El Olam tidak berubah, demikian dengan perhatiannya. El Olam tetap memperhatikan orang percaya.
Mengapakah engkau berkata demikian, hai Yakub, dan berkata begini, hai Israel: "Hidupku tersembunyi dari TUHAN, dan hakku tidak diperhatikan Allahku?" (Yes 40:27)
Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? TUHAN ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Nya. (Yes 40:28)
2. Kekuatan
Perhatian-Nya melebihi sekedar kata-kata. Ia terus memberi kekuatan dan semangat kepada mereka di negeri asing. Sekalipun terasa gelap dan semuanya berbeda tetapi Tuhan masih tetap sama. El Olam tetap memberi kekuatan kepada orang percaya.
Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya. (Yes 40:29)
3. Pengharapan
Betulkah masih ada secercah harapan di tengah kepungan patung berhala? El Olam menegaskan pengharapan kepada-Nya bersifat pasti. Orang yang menanti-nantikan Tuhan akan lebih perkasa dari siapa pun. Waktunya akan tiba. El Olam tetap sebagai harapan orang percaya.
Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung, (Yes 40:30)
tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah. (Yes 40:31)
B. Kesimpulan
Allah Yang Kekal terus menerus memberikan perhatian, kekuatan, dan harapan bagi orang percaya.
C. Kebaruan
Dalam Yes 40:32 kata menanti-nantikan berasal dari kata qavah dalam bahasa Ibrani yang berarti menunggu, mencari, atau berharap.
D. Refleksi
Saya belajar untuk tetap memberi perhatian kepada orang yang terus mengecewakan seperti Tuhan memperhatikan saya.
E. Kata Bijak
Segala suatu berubah selain Tuhan.
No comments:
Post a Comment