Showing posts with label Daniel. Show all posts
Showing posts with label Daniel. Show all posts

Thursday, January 8, 2026

Daniel 5:18-30

El Elyon

A. Ringkasan Khotbah

Sistem pemerintahan Indonesia memberikan kewenangan kepada Presiden untuk mengangkat dan memberhentikan menteri. Jika menteri yang diangkat tidak sesuai harapan maka presiden berkuasa memberhentikannya kapan saja. Lalu bagaimana dengan El Elyon (Allah Yang Mahatinggi) yang diimani orang Kristen? Apakah El Elyon memiliki kewenangan tertinggi atas seluruh dunia? Khotbah berikut memperlihatkan kewenangan dan kedaulatan Allah Yang Mahatinggi.

1. Mengangkat  

Raja Belsyazar pucat pasi oleh peristiwa tulisan di dinding. Ia menyendengkan telinganya ke arah Daniel. Mendengarkan penjelasan bahwa kekuasaan raja Nebukadnezar yang legendaris itu adalah pemberian El Elyon sehingga Nebukadnezar dapat berbuat sesukanya. Tidak ada seorang pun dapat naik takhta tanpa perkenanan Allah Yang Mahatinggi. El Elyon berkuasa mengangkat pemimpin.

Ya tuanku raja! Allah, Yang Mahatinggi, telah memberikan kekuasaan sebagai raja, kebesaran, kemuliaan dan keluhuran kepada Nebukadnezar, ayah tuanku. (Dan 5:18)

Dan oleh karena kebesaran yang telah diberikan-Nya kepadanya itu, maka takut dan gentarlah terhadap dia orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa; dibunuhnya siapa yang dikehendakinya dan dibiarkannya hidup siapa yang dikehendakinya, ditinggikannya siapa yang dikehendakinya dan direndahkannya siapa yang dikehendakinya. (Dan 5:19) 

2. Menurunkan

Tetapi raja Nebukadnezar dengan segala kepemilikannya berpikir bahwa tidak ada yang sanggup menyaingi kuasanya. Kesombongannya telah membumbung tinggi melawan El Elyon. Ia tidak mengakui El Elyon berkuasa mengangkat dan menurunkan. Maka Nebukadnezar dijatuhkan dan turun dalam kehinaan seperti seekor binatang sampai ia menyadari semua kesalahannya. El Elyon berkuasa menurunkan pemimpin.

Tetapi ketika ia menjadi tinggi hati dan keras kepala, sehingga berlaku terlalu angkuh, maka ia dijatuhkan dari takhta kerajaannya dan kemuliaannya diambil dari padanya. (Dan 5:20)

Ia dihalau dari antara manusia dan hatinya menjadi sama seperti hati binatang, dan tempat tinggalnya ada di antara keledai hutan; kepadanya diberikan makanan rumput seperti kepada lembu, dan tubuhnya basah oleh embun dari langit, sampai ia mengakui, bahwa Allah, Yang Mahatinggi, berkuasa atas kerajaan manusia dan mengangkat siapa yang dikehendaki-Nya untuk kedudukan itu. (Dan 5:21)  

3. Menghukum

Tetapi sebagai penerus Nebukadnezar, raja Belsyazar tidak belajar dari sejarah. Bahkan selangkah lebih berani. Belsyazar menghina El Elyon dengan mengotori perkakas Bait Suci. Meskipun Daniel telah membuka misteri tulisan di dinding sebagai peringatan tetapi ia tetap tidak bertobat. Hukuman mati pun turun atas dirinya. El Elyon berkuasa menghukum pemimpin.

Tetapi tuanku, Belsyazar, anaknya, tidak merendahkan diri, walaupun tuanku mengetahui semuanya ini. (Dan 5:22)

Tuanku meninggikan diri terhadap Yang Berkuasa di sorga: perkakas dari Bait-Nya dibawa orang kepada tuanku, lalu tuanku serta para pembesar tuanku, para isteri dan para gundik tuanku telah minum anggur dari perkakas itu; tuanku telah memuji-muji dewa-dewa dari perak dan emas, dari tembaga, besi, kayu dan batu, yang tidak dapat melihat atau mendengar atau mengetahui, dan tidak tuanku muliakan Allah, yang menggenggam nafas tuanku dan menentukan segala jalan tuanku. (Dan 5:23)

Sebab itu Ia menyuruh punggung tangan itu dan dituliskanlah tulisan ini. (Dan 5:24)

Maka inilah tulisan yang tertulis itu: Mene, mene, tekel ufarsin. (Dan 5:25)

Dan inilah makna perkataan itu: Mene: masa pemerintahan tuanku dihitung oleh Allah dan telah diakhiri; (Dan 5:26)

Tekel: tuanku ditimbang dengan neraca dan didapati terlalu ringan; (Dan 5:27)

Peres: kerajaan tuanku dipecah dan diberikan kepada orang Media dan Persia." (Dan 5:28)

Lalu atas titah Belsyazar dikenakanlah kepada Daniel pakaian dari kain ungu dan pada lehernya dikalungkan rantai emas, dan dimaklumkanlah tentang dia, bahwa di dalam kerajaan ia akan mempunyai kekuasaan sebagai orang ketiga. (Dan 5:29)

Pada malam itu juga terbunuhlah Belsyazar, raja orang Kasdim itu. (Dan 5:30)

B. Kesimpulan

El Elyon berkuasa mengangkat, menjatuhkan, dan menghukum pemimpin di dunia.

C. Kebaruan

Tulisan "Mene, mene, tekel ufarsin" adalah tulisan dalam bahasa Aram.

D. Refleksi 

Saya diingatkan untuk menghargai jabatan dengan tetap rendah hati dan menyadari segala sesuatu adalah pemberian Tuhan Yang Mahatinggi.

E. Kata Bijak

Jabatan boleh tinggi tetapi hati harus selalu rendah.


Friday, October 31, 2025

Daniel 1:8-21

Keberanian Daniel

A. Ringkasan Khotbah

Risiko adalah pembunuh keberanian yang paling ampuh. Keberanian mudah menyala dalam situasi "Nothing to lose" namun biasanya diam seribu bahasa saat berhadapan dengan risiko. Meskipun demikian di dunia ini selalu ada orang yang berani menginjak-injak risiko demi sesuatu yang berharga baginya. Daniel salah satu di antaranya. Keberanian Daniel telah menjadi sarana Tuhan memberkatinya. Khotbah berikut membahas tentang karunia Tuhan kepada Daniel yang berani berpegang pada ketetapan-ketetapan-Nya.

1. Beroleh Kasih Sayang 

Sebagai orang buangan, menolak kemurahan raja bukanlah ide yang baik. Namun demi tetap hidup kudus di hadapan Tuhan, Daniel harus berani. Tuhan berkenan atas keberanian Daniel dan mengaruniakan kasih sayang dari pegawai raja. Orang yang berani demi Tuhan akan beroleh kasih sayang.

Daniel berketetapan untuk tidak menajiskan dirinya dengan santapan raja dan dengan anggur yang biasa diminum raja; dimintanyalah kepada pemimpin pegawai istana itu, supaya ia tak usah menajiskan dirinya. (Dan 1:8)  

Maka Allah mengaruniakan kepada Daniel kasih dan sayang dari pemimpin pegawai istana itu; (Dan 1:9)

2. Beroleh Hikmat & Kebijaksanaan 

Keberanian Daniel yang besar tidak serta-merta menular ke pegawai istana. Rasa kasih sayang tidak cukup untuk menutupi rasa takut terhadap risiko kelalaian bertugas. Di sini Tuhan kembali mengaruniakan hikmat dan kebijaksanaan kepada Daniel untuk meyakinkan pegawai istana dengan cara melakukan penelitian. Orang yang berani demi Tuhan beroleh hikmat dan bijaksana.

tetapi berkatalah pemimpin pegawai istana itu kepada Daniel: "Aku takut, kalau-kalau tuanku raja, yang telah menetapkan makanan dan minumanmu, berpendapat bahwa kamu kelihatan kurang sehat dari pada orang-orang muda lain yang sebaya dengan kamu, sehingga karena kamu aku dianggap bersalah oleh raja." (Dan 1:10)

Kemudian berkatalah Daniel kepada penjenang yang telah diangkat oleh pemimpin pegawai istana untuk mengawasi Daniel, Hananya, Misael dan Azarya: (Dan 1:11)

"Adakanlah percobaan dengan hamba-hambamu ini selama sepuluh hari dan biarlah kami diberikan sayur untuk dimakan dan air untuk diminum; (Dan 1:12)

sesudah itu bandingkanlah perawakan kami dengan perawakan orang-orang muda yang makan dari santapan raja, kemudian perlakukanlah hamba-hambamu ini sesuai dengan pendapatmu." (Dan 1:13)

Didengarkannyalah permintaan mereka itu, lalu diadakanlah percobaan dengan mereka selama sepuluh hari. (Dan 1:14)

Setelah lewat sepuluh hari, ternyata perawakan mereka lebih baik dan mereka kelihatan lebih gemuk dari pada semua orang muda yang telah makan dari santapan raja. (Dan 1:15)

Kemudian penjenang itu selalu mengambil makanan mereka dan anggur yang harus mereka minum, lalu memberikan sayur kepada mereka. (Dan 1:16)

Kepada keempat orang muda itu Allah memberikan pengetahuan dan kepandaian tentang berbagai-bagai tulisan dan hikmat, sedang Daniel juga mempunyai pengertian tentang berbagai-bagai penglihatan dan mimpi. (Dan 1:17)

3. Beroleh Kepercayaan

Karunia Tuhan sungguh seperti pelita yang tidak tersembunyikan. Bahkan seorang raja pun terkesima dengannya. Alhasil Daniel beroleh kepercayaan dari raja secara khusus dalam persoalan-persoalan yang pelik. Orang yang berani demi Tuhan beroleh kepercayaan.

Setelah lewat waktu yang ditetapkan raja, bahwa mereka sekalian harus dibawa menghadap, maka dibawalah mereka oleh pemimpin pegawai istana itu ke hadapan Nebukadnezar. (Dan 1:18)

Raja bercakap-cakap dengan mereka; dan di antara mereka sekalian itu tidak didapati yang setara dengan Daniel, Hananya, Misael dan Azarya; maka bekerjalah mereka itu pada raja. (Dan 1:19)

Dalam tiap-tiap hal yang memerlukan kebijaksanaan dan pengertian, yang ditanyakan raja kepada mereka, didapatinya bahwa mereka sepuluh kali lebih cerdas dari pada semua orang berilmu dan semua ahli jampi di seluruh kerajaannya. (Dan 1:20)

B. Kesimpulan

Berani menaati Tuhan mendatangkan kasih sayang, kebijaksanaan, hikmat, dan kepercayaan dari orang lain.

C. Kebaruan

Dalam Daniel 1:8 kata "berketetapan" yang dimaksud adalah ketika seseorang menetapkan dalam hatinya untuk melakukan sesuatu dan keputusannya tidak tergoyahkan.

D. Refleksi 

Saya terkadang merasa takut untuk menghadapi persoalan yang berkaitan dengan relasi dan perasaan tetapi saya belajar untuk berani demi kebenaran Tuhan karena ada karunia-karunia di balik keberanian.

E. Kata Bijak

Keberanian adalah pintu karunia.


Saturday, August 10, 2024

Daniel 2:20-23


Pemilik Segalanya


A. Ringkasan Khotbah

Pemilik berarti memiliki dan berhak atas kepemilikannya. Kepemilikan selalu dibenarkan dengan bukti. Sama halnya dengan dunia dan pemerintahan di dalamnya, siapakah pemiliknya? Tentu tidak sulit untuk menjawab: "Semuanya milik Tuhan". Namun klaim kepemilikan harus disertai dengan bukti. Alkitab menyajikan bukti kepemilikan Allah atas dunia dan pemerintah melalui nyanyian pengagungan Daniel (Dan 2:20-23). Daniel bukan tanpa alasan menaikkan pujian yang istimewa ini. Ia baru saja dilepaskan Tuhan dari badai maut yang bergerak menuju dirinya. Hidupnya seperti nyala lilin terakhir yang hampir padam sejak raja bertitah bahwa semua orang bijaksana akan dilenyapkan jika tidak mampu menceritakan mimpi dan arti dari mimpinya. Tidak ada jalan lain bagi Daniel selain meminta kepada Tuhan supaya misteri ini disingkapkan kepadanya. Pengenalan Daniel akan Tuhan setapak lebih dalam saat permintaannya dikabulkan Tuhan dan secara spontan ia menyanyikan syair pujian yang menawan tentang Tuhan. 

1. Tuhan Sumber Hikmat

Misteri mimpi raja yang disingkapkan Tuhan memelekkan mata Daniel untuk sekali lagi menilik pada kenyataan bahwa Tuhan adalah sumber dari hikmat dan kekuatan. Ini bukan sekedar teori tetapi kenyataan yang dirasakan secara langsung. Ia terkagum-kagum saat merasakan hikmat dan kekuatan yang mengalir dari Sumbernya dan memenuhi dirinya. Daniel segera dikuatkan dan memuji Tuhan.

Berkatalah Daniel: "Terpujilah nama Allah dari selama-lamanya sampai selama-lamanya, sebab dari pada Dialah hikmat dan kekuatan! (Dan 2:20)  

Tidak perlu diragukan lagi, Tuhan adalah sumber hikmat, kekuatan, dan bahkan sumber segalanya. Dia layak menerima puji-pujian sampai dengan "waktu" tidak lagi mampu meneruskan sejarah umat manusia.

2. Tuhan Berkuasa Atas Segalanya

Daniel meneruskan dengan menceritakan kekuasaan Sang Pemilik segalanya. Tidak ada satu pun di dunia ini yang terlepas dari campur tangan Tuhan. Waktu yang tidak dapat ditahan langkahnya oleh manusia ternyata mudah dalam kekuasaan Tuhan. Raja sekalipun yang dikira diangkat oleh manusia ternyata tangan Tuhan yang ajaib berada dibaliknya. Bahkan hikmat yang dikira dapat dikejar oleh manusia ternyata adalah pemberian Tuhan.

Dia mengubah saat dan waktu, Dia memecat raja dan mengangkat raja, Dia memberi hikmat kepada orang bijaksana dan pengetahuan kepada orang yang berpengertian; (Dan 2:21)  

Dialah yang menyingkapkan hal-hal yang tidak terduga dan yang tersembunyi, Dia tahu apa yang ada di dalam gelap, dan terang ada pada-Nya. (Dan 2:22)  

Tuhan pemilik segalanya berkuasa dan berhak mengatur kepemilikannya sesuai dengan kedaulatan-Nya yang agung.

3. Tuhan Menjawab Doa

Daniel menutup pujiannya dengan pengalaman terbarunya. Tuhan yang berkuasa dan berdaulat juga adalah Tuhan yang penuh kasih sayang. Ia tidak memangkukan tangan-Nya saat Daniel berteriak minta tolong. Ia mengulurkan tangan-Nya di waktu yang tepat sehingga Daniel tidak mati sia-sia oleh permintaan raja yang mustahil bagi manusia.

Ya Allah nenek moyangku, kupuji dan kumuliakan Engkau, sebab Engkau mengaruniakan kepadaku hikmat dan kekuatan, dan telah memberitahukan kepadaku sekarang apa yang kami mohon kepada-Mu: Engkau telah memberitahukan kepada kami hal yang dipersoalkan raja." (Dan 2:23)

Kesimpulan khotbah adalah Tuhan yang penuh kasih memiliki dan berkuasa atas alam semesta serta isinya.

B. Kebaruan

Alkitab tidak hanya ditulis dalam bahasa Ibrani dan Yunani. Tetapi beberapa bagian dari Alkitab ditulis dalam bahasa Aram. Sebagian dari kitab Daniel (2:4b–7:28) ditulis dengan bahasa Aram dan di dalamnya adalah bagian yang dibahas dalam khotbah. 

C. Refleksi 

Tuhan yang empunya hikmat dan kekuatan pasti memiliki rencana yang indah dibalik semua hal yang Tuhan izinkan terjadi dalam hidup saya.

D. Kata Bijak

Tuhan hanya sejauh lutut yang bertelut dan sedekat tangan yang dilipat.


Filipi 2:12-18

Perseverence Of The Saints A. Ringkasan Khotbah Tes Pauli dikembangkan oleh Richard Pauli menjadi populer di dunia perekrutan karyawan. Seju...