Friday, August 29, 2025

Kisah Para Rasul 3:1-10

Dalam Nama Yesus

A. Ringkasan Khotbah

Tepatlah peribahasa berkata "Kalau kail panjang sejengkal, jangan lautan hendak diduga" karena manusia cenderung keliru mengenali kemampuan dirinya saat menghadapi perkara besar. Enggan berdoa dan merasa mampu. Peribahasa ini berpesan untuk meraba kemampuan diri dan meminta bantuan kepada yang mampu sebelum mengambil langkah besar. Pesan ini sejajar dengan kehidupan orang percaya yang senantiasa berdoa dan meminta pertolongan dalam nama Yesus. Khotbah berikut akan mengajarkan alasan orang percaya berdoa di dalam nama Tuhan Yesus.

1. Memperhatikan 

Panji-panji yang bertuliskan nama Yesus menjadi bagian yang melekat pada pelayanan murid-murid. Nama Yesus mengingatkan ajaran tentang perhatian kepada semua orang. Perhatian yang tidak memandang hina siapapun. Sekalipun keberadaan pengemis lumpuh memudar di tengah hiruk pikuk Gerbang Indah. Nama Yesus telah menghentikan langkah Petrus dan Yohanes untuk melihat kebutuhannya. Berdoa di dalam nama Yesus karena Ia memperhatikan kita.

Pada suatu hari menjelang waktu sembahyang, yaitu pukul tiga petang, naiklah Petrus dan Yohanes ke Bait Allah. (Kis 3:1)

Di situ ada seorang laki-laki, yang lumpuh sejak lahirnya sehingga ia harus diusung. Tiap-tiap hari orang itu diletakkan dekat pintu gerbang Bait Allah, yang bernama Gerbang Indah, untuk meminta sedekah kepada orang yang masuk ke dalam Bait Allah. (Kis 3:2) 

Ketika orang itu melihat, bahwa Petrus dan Yohanes hendak masuk ke Bait Allah, ia meminta sedekah. (Kis 3:3)

Mereka menatap dia dan Petrus berkata: "Lihatlah kepada kami." (Kis 3:4)

2. Penuh Kuasa

Pengemis yang putus asa hanya dapat menantikan jatuhnya beberapa koin ke atas telapak tangannya. Namun Petrus memberikan jauh dari yang dapat dipikirkan oleh pengemis lumpuh ini. Dalam nama Yesus keputusasaan sirna. Harapan dibangkitkan dengan kuasa yang besar. Kaki yang tidak berdaya menjadi sembuh. Berdoa di dalam nama Yesus karena Ia Mahakuasa. 

Lalu orang itu menatap mereka dengan harapan akan mendapat sesuatu dari mereka. (Kis 3:5)

Tetapi Petrus berkata: "Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!" (Kis 3:6)

Lalu ia memegang tangan kanan orang itu dan membantu dia berdiri. Seketika itu juga kuatlah kaki dan mata kaki orang itu. (Kis 3:7)

3. Layak Menerima Pujian

Pengemis yang seumur hidupnya tidak pernah merasakan berjalan kini seperti seorang anak kecil yang berlari ke sana ke mari sambil memuji Tuhan. Orang-orang yang tenggelam dalam kesibukan pun terbangun oleh kejadian ajaib ini. Mereka turut memuji Tuhan. Berdoa di dalam nama Yesus karena Ia layak menerima pujian.

Ia melonjak berdiri lalu berjalan kian ke mari dan mengikuti mereka ke dalam Bait Allah, berjalan dan melompat-lompat serta memuji Allah. (Kis 3:8)

Seluruh rakyat itu melihat dia berjalan sambil memuji Allah, (Kis 3:9) 

lalu mereka mengenal dia sebagai orang yang biasanya duduk meminta sedekah di Gerbang Indah Bait Allah, sehingga mereka takjub dan tercengang tentang apa yang telah terjadi padanya. (Kis 3:10)

B. Kesimpulan

Berdoa dalam nama Yesus karena Ia adalah Tuhan yang memperhatikan, penuh kuasa, dan layak menerima pujian.

C. Kebaruan

Gerbang Indah adalah gerbang tempat orang-orang berkumpul sebelum masuk ke Bait Allah. Gerbang ini menghubungkan halaman untuk orang non-Yahudi dengan halaman untuk perempuan-perempuan berkumpul.

D. Refleksi 

Saya harus berdoa dengan berhati-hati karena saya berdoa di dalam nama Tuhan Yesus yang penuh kasih dan kuasa.

E. Kata Bijak

Nama Yesus nama terindah.


No comments:

Post a Comment

Filipi 2:12-18

Perseverence Of The Saints A. Ringkasan Khotbah Tes Pauli dikembangkan oleh Richard Pauli menjadi populer di dunia perekrutan karyawan. Seju...