Friday, September 12, 2025

Kisah Para Rasul 10:34-36

Budaya Dalam Kekristenan

A. Ringkasan Khotbah

Seorang antropolog bernama Linda Tuhiwai Smith dalam karya tulisnya mengatakan penginjilan Kristen adalah pengikis budaya asli sehingga lambat laun budaya asli akan sirna. Ia menempatkan kekristenan sebagai musuh dari budaya asli yang otentik. Pernyataan ini menyoroti sisi perubahan budaya dan mengabaikan sisi perubahan oleh kasih Tuhan Yesus. Budaya adalah sarana kasih Tuhan kepada semua orang dari semua suku bangsa agar mereka memperoleh keselamatan. Khotbah berikut mengupas pandangan kekristenan terhadap budaya.

1. Melampaui Budaya

Petrus adalah pengabar Injil yang lantang dan berani tetapi sayangnya ia masih terkungkung oleh pemikiran bahwa kasih Tuhan Yesus hanya diperuntukkan kepada orang Israel saja. Pemahaman yang keliru ini kemudian diralat oleh Tuhan sendiri melalui penglihatan dan pengutusan dirinya ke rumah Kornelius  seorang "kafir". Petrus akhirnya pergi dengan memahami sesungguhnya kasih Tuhan dalam Injil diperuntukkan kepada semua orang dan melampaui semua budaya.  

Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya: "Sesungguhnya aku telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang. (Kis 10:34)

2. Menerima Budaya

Petrus yang sebelumnya tidak berkenan kepada budaya lain kini melangkahkan kakinya dan masuk ke rumah mereka. Ia tahu Tuhan Yesus telah menerima mereka sehingga tidak ada alasan bagi dirinya untuk jijik dengan budaya yang berbeda. Ia harus menerima semua budaya yang berbeda dari setiap suku bangsa.

Setiap orang dari bangsa manapun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya. (Kis 10:35)

3. Menginjili Melalui Budaya

Penerimaan akan budaya yang berbeda bukan supaya Petrus berbudaya seperti mereka tetapi supaya kasih Tuhan Yesus sampai kepada mereka. Tanpa membuang waktu Petrus segera memberitakan Injil kepada seisi rumah Kornelius. Dalam Injil mereka mengenal Tuhan Yesus adalah Tuhan atas semua orang, Tuhan atas budaya, dan Tuhan yang menyelamatkan.

Itulah firman yang Ia suruh sampaikan kepada orang-orang Israel, yaitu firman yang memberitakan damai sejahtera oleh Yesus Kristus, yang adalah Tuhan dari semua orang. (Kis 10:36)

B. Kesimpulan

Kasih Tuhan melampaui dan menerima budaya sehingga Injil dapat diberitakan melaluinya.

C. Kebaruan

Dalam Kisah Para Rasul 10:34 kata mengerti berasal dari kata katalambano dalam bahasa Yunani yang berarti memahami, mempersepsi, atau mempelajari.

D. Refleksi 

Saya belajar untuk menerima perbedaan dan tidak terpengaruh oleh stigma-stigma masyarakat demi Injil diberitakan ke seluruh suku bangsa.

E. Kata Bijak

Api Injil memurnikan budaya.


No comments:

Post a Comment

Filipi 2:12-18

Perseverence Of The Saints A. Ringkasan Khotbah Tes Pauli dikembangkan oleh Richard Pauli menjadi populer di dunia perekrutan karyawan. Seju...